BLOGGER TEMPLATES AND Friendster Layouts »

Minggu, 30 Januari 2011

EDUKASI SMAN 5 BANDUNG

Sekolah Menengah Atas Negeri 3 dan SMAN 5 Kota Bandung mulai tahun ini menerapkan program rintisan sekolah berstandar internasional (RSBI) by school atau secara penuh. Pelayanan RSBI akan diterapkan di seluruh rombongan belajar siswa tahun ajaran 2009/2010. Tidak lagi per kelas seperti tahun sebelumnya.
Terkait penerapan RSBI secara penuh (by school ) ini, kedua SMAN terfavorit di Kota Bandung ini membuka jalur khusus penerimaan siswa baru. Di SMAN 3, jalur ini dinamakan Seru3 (Seleksi Terbuka SMAN 3). Adapun salah satu syarat utama akademis, yaitu memiliki nilai rapor lima semester awal rata-rata minimal 7,0 untuk mata pelajaran IPA, Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.
Masa pendaftaran dibuka mulai 6 April hingga 15 Mei mendatang. SMAN 5 Kot a Bandung juga menerapkan regulasi dan waktu pendaftaran yang sama. Adapun kuotanya, menurut Kepala SMAN 3 Kota Bandung Encang Iskandar adalah lima rombongan belajar atau 160 orang. Namun, yang tidak lolos di jalur ini bisa mengikuti seleksi jalur kedua, yaitu seleksi NEM hasil Ujian Nasional, ucapnya.
Seleksi melalui hasil NEM biasa disebut PSB Online. Karena, waktu pelaksanaan berbarengan dengan seleksi di sekolah negeri lainnya. Kuota di jalur ini di SMAN 3 Kota Bandung hanya empat rombongan belajar. Tahun lalu, kuota untuk jalur seleksi umum ini setidaknya tujuh kelas. Sebab, pada saat itu, baru dua kelas yang khusus diterapkan SBI. Tahun ini semua kelas diterapkan RSBI. Pelayanan dengan pengantar Bahasa Inggris, terutama di mata pelajaran Matematika dan Sains, serta TIK, ucapnya.
Saat ditanya seputar estimasi biaya, Encang enggan menyebutnya. Menurutnya, itu akan diputuskan dalam rapat musyawarah orangtua dan sekolah nantinya. Yang pasti tidak akan berbeda antara kedua jalur ini. Berbeda dengan US M (jalur mandiri di ITB) dan SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk PTN), ucapnya.
Koordinator RSBI SMAN 5 Kota Bandung Yeni Gantini mengatakan, tahun lalu, DSP (dana sumbangan pendidikan) untuk kelas RSBI adalah Rp 10 juta sedangkan kelas reguler Rp 3,5 juta. Namun, SPP bulanan besarannya sama. Untuk tahun ini kami belum tentukan, tapi antara yang jalur seleksi terbuka dan PSB Online tidak akan dibuat berbeda karena tahun ini kami sudah by school , ucapnya. Penambahan biaya ini, ucapnya, untuk pembelian buku-buku ajar bilingual, fasilitas dan pelayanan tambahan macam pengajar dari sister school serta kegiatan wisata belajar.
Hingga kemarin, baru dua orang yang mendaftar jalur khusus ini. Yang sekedar lihat-lihat sih banyak, ucapnya. Salah seorang calon pendaf tar yang enggan disebutkan namanya mengeluhkan kebijakan baru penerimaan siswa baru di kedua sekolah yang ada di Jalan Belitung ini. Gimana nih, kok kuota untuk jalur NEM makin sedikit?Kan biaya SBI tidak murah, ucapnya. Dengan kondisi ini, selaku orangtua, dirinya tidak berani memaksakan anaknya diterima di kedua sekolah ini.(jon)

0 komentar: